Kamis, Januari 20, 2022
More

    Taryadi Anggota DPRD Indramayu yang Jadi Tersangka Bentrok Berdarah di Lahan Tebu PG Jatitujuh

    Artikel Terbaru

    Profil Taryadi, Anggota DPRD Indramayu yang Jadi Tersangka Bentrok Berdarah di Lahan Tebu.

    Berikut ini profil Taryadi, Anggota DPRD Indramayu yang menjadi tersangka kasus bentrokan maut di lahan tebu PG Jatitujuh di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Majalengka.

    Dikutip dari TribunJabar, Polres Indramayu menetapkan tujuh tersangka dalam kasus bentrokan maut di lahan tebu PG Jatitujuh.

    Bentrokan yang menewaskan dua petani itu terjadi di Blok Makam Bujang Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Indramayu pada Senin (4/10/2021) sekira pukul 10.15 WIB.

    Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan bagian dari Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis).

    Salah satu tersangka merupakan anggota DPRD Indramayu yang bernama Taryadi.

    Di F-Kamis, Taryadi menjabat sebagai Ketua.

    Menurut AKBP M Lukman Syarif, Taryadi adalah orang yang diduga menggerakkan, menghasut kelompoknya untuk melakukan perlawanan.

    “Mereka juga menghasut untuk melawan aparat,” ujar dia saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021).

    Taryadi merupakan anggota DPRD Indramayu yang berasal dari Partai Demokrat.

    Di DPRD Indramayu, ia ditempatkan di Komisi II.

    Penelusuran Tribunnews.com, tidak banyak catatan perihal Taryadi.

    Namun, pada Pilkada Indramayu tahun 2020, Taryadi sempat mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati Indramayu.

    Ia mendaftar sebagai balon bupati saat partainya membuka penjaringan.

    Dikutip dari TribunCirebon, tepatnya pada 5 Februari 2020, Taryadi mendaftar ke kantor DPC Partai Demokrat dengan diantar ribuan petani.

    “Situasi Indramayu yang sekarang gonjang-ganjing jika ada figur baru yang mencalonkan seperti saya mereka ada antusiasme tersendiri,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

    Disampaikan Taryadi, ribuan petani yang mengantar dirinya untuk menyerahkan berkas formulir pendaftaran bakal calon adalah bentuk solidaritas sesama petani.

    “Saya sendiri berlatar dari sana, saya sebagai petani juga bersama dengan masyarakat,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Taryadi menyampaikan, hal yang mendasari dirinya mencalonkan diri karena ingin memberantas tindak pidana korupsi yang ada di Kabupaten Indramayu.

    Oleh karena itu, Taryadi berkomitmen, jika kelak terpilih, dirinya ingin membenahi sistem pemerintahan agar terhindar dari segala bentuk tindak pidana korupsi.

    “Masyarakat mengharapkan figur baru yang dapat memimpin Indramayu tidak seperti pemimping yang sebelumnya,” ucap dia.

    Namun, dalam perkembangannya, Taryadi tidak mendapatkan tiket dari partainya untuk maju di Pilkada.

    Partai Demokrat yang berpasangan dengan PKB, PKS, Perindo, Hanura, PPP, dan PAN akhirnya mengusung Muhammad Sholihin-Ratnawati.

    Pasangan ini akhirnya juga kalah dalam Pilkada.

    Untuk mendapatkan artikel menarik lain, kunjungi situs CWR CRB. Anda juga bisa mengikuti kami melalui akun media sosial Instagram @dibaliklayarcom dan melalui Channel Youtube/c/KolaborasiAnakNegeri . Hubungi kami untuk membagikan foto, video, artikel, dan berita lainnya.

    Artikel ini telah tayang di cwr-crb.com dengan judul ‘Taryadi Anggota DPRD Indramayu yang Jadi Tersangka Bentrok Berdarah di Lahan Tebu PG Jatitujuh’, http://cwr-crb.com/breaking-news/taryadi-anggota-dprd-indramayu-yang-jadi-tersangka-bentrok-berdarah-di-lahan-tebu-pg-jatitujuh/
    Penulis: Eja Suteja
    Editor: CWR CRB

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Sponsor

    Hot Topics

    Related Articles